Siklus Hidup Esensial 5 – Langkah Pengoptimalan Blog Situs

Siklus Hidup Esensial 5-langkah Pengoptimalan Blog Situs [infografis]

Kapan akhir kali anda mengoptimalkan elemen atau halaman di blog situs anda?

Jika anda wajib menyudahi dan memikirkan jawaban anda, itu telah terlalu lama.

Layaknya yang dikemukakan oleh jasa buat website jakarta ,  desain, pengoptimalan blog situs wajib terus berlangsung bagi mengikuti tren waktu itu, perilaku pelanggan, dan membantu menentukan blog anda berkinerja terbaik.

Terlalu selalu orang salah mengartikan pengoptimalan blog situs dengan desain ulang blog situs, namun kenyataannya, desain ulang blog situs hanyalah satu bisa jadi dan aspek dari itu.

Pengoptimalan blog situs mencakup bervariasi cara bagi menaikkan kinerja blog situs anda. Dari aspek search engine optimization on-halaman bagi optimasi tingkatan konversi, peluang tidak terbatas-secara harfiah.

Dalam infografis di bawah itu dari crazyegg, anda akan mempelajari lima tahapan kunci pengoptimalan blog situs dan amat penting bagi memperbarui dan mengoptimalkan blog situs anda secara berkala:

  1. Meriset dan mengidentifikasi kesenjangan

Hal awal yang awal, studi.

Itu mungkin kelihatan luar biasa diwaktu anda baru memulai namun tahu anda tidak mampu melangsungkan semuanya sekaligus. Anda perlu melangsungkan riset bagi mengidentifikasi bidang-bidang penting yang bisa anda tingkatkan.

Saya selalu merekomendasikan memulai dengan beberapa riset kompetitif bagi mengukur macam apa orang lainnya di industri anda mengenakan blog situs mereka sebagai titik referensi.

Cari celah atau kehabisan yang tidak mampu dimanfaatkan oleh pesaing anda.

  1. Kembangkan ide bagi diuji

Sehabis menyelesaikan studi, mulailah menjadi himpunan percobaan yang bisa anda uji berdasarkan apa yang anda pelajari. Salah satu elemen favorite saya bagi dioptimalkan dan diuji ialah aspek search engine optimization di halaman.

Jika anda seorang pendatang baru, fokuslah pada tag meta layaknya judul halaman, url, dan deskripsi meta. Petakan seluruh blog anda dan gunakan riset kata kunci yang anda kumpulkan dari langkah awal.

Jika anda telah mengoptimalkan dasar-dasarnya, pikirkan bagi melangkah lebih jauh dan lihat waktu pemuatan laman anda.

Kami sebelumnya mencatat studi dari akamai di mana “sekitar setengah dari pengguna situs mengharapkan blog digubris dalam 2 detik atau kurang. Jika tidak digubris dalam 3 detik, pengguna tersebut condong meninggalkan blog. Melihat jam terbang pengguna ialah yang paling penting, google mencatat dan mengumumkan kecepatan halaman ialah aspek peringkat bagi ponsel pertama tahun itu.

  1. Jalankan eksperimen

Sekarang kesenangan nyata diawali. Catat data pertama atau metrik anda, tetapkan maksud, dan tentukan layaknya apa kesuksesan itu.

Jalankan percobaan anda sewaktu sekitar 2-4 minggu dan sesudah itu kumpulkan data terakhir anda.

  1. Evaluasi hasil

Berdasarkan maksud anda, apakah eksperimen anda berhasil? Jika tidak, tidak boleh berkecil hati! Tidak tiap percobaan yang anda uji akan berakhir dengan hasil positif namun semua percobaan layak bagi maksud pembelajaran.

Jika itu sukses, bagus!

Jika percobaan anda terbatas pada halaman atau posisi tertentu dari blog anda, terapkan di tempat lainnya bagi lebih sukses. Contohnya, jika anda menguji templat halaman arahan baru bagi melihat apakah tata letak bisa menaikkan tingkatan konversi anda, bisa jadi besar anda hanya mempraktikkan template baru ke satu halaman arahan tertentu.

Sekarang sehabis tes itu berhasil, anda bisa menerapkannya ke semua halaman arahan dan terus melacak hasil!

  1. Terapkan apa yang anda pelajari bagi eksperimen masa depan

Catat apa yang anda pelajari dari eksperimen dan lihat apakah anda mampu buatnya. Sesudah itu, seleksi tes berikutnya pada himpunan anda!

Ingatlah bagi selalu menguji satu per satu sampai-sampai eksperimen anda tidak tumpang tindih atau memperkeruh data.

Apa yang akan menjadi yang awal anda uji bagi eksperimen anda berikutnya? Beri tahu kami di jayawebsite, komunitas online kami yang terdiri dari pemasar yang ambisius, tenaga penjualan, dan handal yang masuk.

About The Author